Gubernur dan Ketua PKK Buka Temu Kader PKK Sulawesi - Selatan
Gubernur dan Ketua PKK Buka Temu Kader PKK Sulawesi - Selatan

Gubernur dan Ketua PKK Buka Temu Kader PKK Sulawesi - Selatan

PKK Provinsi Sulawesi Selatan, 

Gubernur Sulawesi - Selatan Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa pengembangan industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) dapat menjadi unggulan produk asal Sulawesi-Selatan. Hal tersebut disampaikan dalam Pembukaan Temu Kader PKK dan Gebyar Kriya, Karya dan Cinta Budaya Sulawesi-Selatan di Hotel Sheraton Four Points, Senin (17/04/2017).
Syahrul yang juga sebagai keynote speaker menekankan kegiatan ini sebagai momentum mempertemukan Pemerintah Provinsi, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Sulsel, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulawesi Selatan dan daerah lainnya sebagai momentum penting.
Pengurus PKK dianggap memiliki peranan penting dalam membantu menjalankan program-program pemerintah, "Menjadi pengurus PKK adalah sebuah amanah yang besar, mereka membantu program-program yang ada terlaksana. Rakerda ini mengawali semua kebaikan yang ada, semua harus menyatakan diri harus lebih maju, mandiri, moderen ke depan dalam satu kebersamaan atau 3M + 1B program yang dicanangkan" Ujar Syahrul.
Dalam rapat kerja ini diharapkan langkah khusus fokus pada industri kecil dan menengah terutama pada produk yang memiliki pasar. IKM harus ada yang diunggulkan. Sementara itu peranan provinsi sebagai assistensi untuk pendampingan terhadap PKK daerah yang nantinya mendampingi para pelaku usaha.
Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Ayunsri Harahap yang juga istri orang nomor satu di Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengatakan dalam sambutannya, acara ini akan berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 April dengan item acara temu kader, pameran, serta sejumlah perlombaan.
Acara yang mengusung tema Membangun Keluarga yang Sejahtera, Aman, Maju dan Mandiri ini menghadirkan 75 stand pameran dari Sulsel dan wilayah lainnya di Indonesia.
"Pameran kreatif diikuti oleh Dekranasda dan perbankan dengan jumlah 75 stand. Pembiayaan pada APBD 2017 dan sedangkan pameran kreatif bekerja sama dengan PT. Oasis Media Utama." Jelas Ayunsri.
Penanggung jawab acara Sukarniati Kondolele mengatakan target jumlah pengunjung 1000 orang per hari, untuk transaksi 1 milliar rupiah. Selain itu, dalam kegiatan ini, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov dan Perbankan yakni BRI, BNI dan Bank Sulselbar terkait pengembangan IKM dan usaha kerajinan membina dari hulu ke hilir.

Penulis

Hamdan Arfandy

BERITA TERKAIT

0 Komentar


TULIS KOMENTAR

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar *



Fokus Utama

Topik Pilihan

Assalamu Alikum Wr. Wb. Salam Sejahtera. Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayajahteraan rakyat melalui peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai kelembagaan masyarakat melalui optimalisasi pelaksanaan 10 program pokok..

Last Tweet

Hubungi Kami

PKK Provinsi Sulawesi Selatan