Sabtu, 19 Okt 2019, WIB
Selasa, 08 Okt 2019, 18:06:47 WIB
Administrator, Kategori : Pokja 4, 25 View

Makassar – Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan sosialisasi pengendalian tuberculosis (TBC) di Hotel Grand Sayang, Selasa (8/10).

 

Kegiatan yang bertajuk Peran PKK dalam Pengendalian Tuberculosis ini, merupakan komitmen TP PKK Sulsel khususnya Pokja 4 dalam mengentaskan TBC di Sulawesi Selatan yang jumlah penderitanya relative tinggi.

 

"Jadi memang hari ini kita dari seluruh kabupaten/ kota di Sulsel berkumpul untuk mengadakan kegiatan sosialisasi tentang pengendalian tuberculosis. Karena memang di Indonesia masih tinggi  jumlah penderita TBC. Indonesia masuk dalam peringkat kedua dunia sebagai penderita TBC terbanyak," ungkap Lies F. Nurdin selaku Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Di Sulawesi Selatan sendiri, Kabupaten Enrekang menjadi salah satu kabupaten dengan angka penderita TBC tertinggi. 

Menanggapi hal tersebut, TP PKK Prov. Sulsel berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat terkait salah satu jenis penyakit menular ini.

 

"Khususnya masyarakat Sulsel harus sadar terkait penyakit satu ini. Kalau misalnya batuk atau flu, apalagi yang merasa punya penyakit TBC, dibiasakan untuk memakai masker karena penularannya sangat cepat. Dalam jangkauan satu meter saja bisa langsung kena," jelas Lies.

 

Senada dengan Lies, dr. Muh. Ilyas, dokter spesialis sekaligus dosen fakultas kedokteran UNHAS mengatakan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap penyakit TBC.

 

"TBC itu bukan kutukan, bukan juga penyakit turunan atau genetik, melainkan penyakit yang bisa menular. Makanya sangat penting untuk mengedukasi masyarakat terkait hal ini. Mulai dari edukasi untuk rutin meminum obat, hingga edukasi agar masyarakat tidak takut untuk memeriksakan dirinya ke dokter," tutur Ilyas.

 

Kurangnya kesadaran penderita TBC untuk rutin mengonsumsi obat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tuberculosis susah diberantas. Tak heran jika di Indonesia setiap 30 detik-nya ada orang yang tertular tubercolosis, dan rata-rata sebanyak 13 orang meninggal karena tubercolosis setiap jam-nya. 

 

Dengan adanya sosialisasi yang diikuti oleh 30 peserta dari kabupaten/ kota ini, diharapkan ilmu yang didapat bisa diterapkan langsung ke posyandu-posyandu yang ada di seluruh daerah di Sulawesi Selatan untuk diberikan edukasi ke masyarakat.(*)



Selasa, 08 Okt 2019, 18:06:47 WIB Oleh : Administrator 49 View
TP PKK Sulsel Lakukan Konsultasi dan Koordinasi dengan TP PKK Bali
Minggu, 06 Okt 2019, 18:06:47 WIB Oleh : Administrator 33 View
Upaya Meningkatkan Sandang Pangan Keluarga, Pokja 3 TP PKK Sulsel Lakukan Pembinaan
Minggu, 06 Okt 2019, 18:06:47 WIB Oleh : Administrator 797 View
Bersama Dekranasda, Lies F. Nurdin Dukung Kejayaan Sutera Sulsel dan UKM Seni Tari Unhas



Tuliskan Komentar


Ketua PKK Sulsel Lantik Isteri Bupati Bone Senin, 19 Nov 2018 - Dilihat 1064 Kali